Tuesday, October 24, 2017




Ngopo ngopi? Kalimat ini kalimat versi lain dari kalimat "keneng opo kok ngopi?" jika di-Indonesiakan artinya "Mengapa ngopi?"

Jawabannya tidak selalu pasti. Tapi setidaknya ada banyak hal yang tersembunyi dibalik orang-orang yang ngopi. Meskipun hanya sebatas alasan kenapa mereka ngopi.

Ngopi itu...

- Ngopeni ngipi
Ngopeni ngipi atau memelihara mimpi. Diwarung-warung mereka biasa menceritakan angan-angan masa depan yang mungkin tidak terencana sebelumnya, yang berarti ngopi adalah media untuk memunculkan mimpi-mimpi mereka tentang masa depan dan merawat mimpi itu dengan harapan jika telah bermimpi maka akan berusaha untuk mewujudkan mimpi-mimpi itu.

- Ngolah Pikir
Dalam forum-forum ngopi, tak jarang para pecinta kopi membicarakan hal-hal yang tidak terfikirkan diluar forum ngopi. Bahkan, beberapa orang membicarakan hal-hal yang lebih ilmiah dibanding kelasnya para mahasiswa S1 yang diajar dosen pemburu formalitas, kolektor gelar. Disinilah kira-kira fikiran diolah, yang sebelumnya tidak berfikir akan sedikit berfikir hingga pikiran yang beku menjadi cair.

Di luar akronim yang lumayan ngawur diatas, hampir semua hal layak dibicarakan sambil ngopi, mulai hal paling saru hingga hal paling seru. Mulai dari perkara maksiat hingga masalah tarekat, semuanya hampir tak ada sekat. Mungkin inilah alasan para tetua ahli kezuhudan memfatwakan bahwa marung (mengunjugi dan menikmati sesuatu yang disajikan dalam warung) termasuk, mungkin, warung kopi dianggap mengurangi wira'i. Namun, ini bukanlah kajian wira'i atau non wira'i jadi tidak mencantumkan apa wira'i itu. Toh saya juga tidak mengerti maksud dari wira'i. Ini hanya "mbelani" orang-orang yang suka ngopi agar mereka mempunyai landasan teoritis untuk tetap membiasakan diri dengan ngopi.

Tak jarang pula diwarung kopi juga terdengar curhatan para debt collector menjelang "closing-an" dimana sebagian dari mereka merasa khawatir karena belum memenuhi tarjet yang ditetapkan oleh perusahaan. Dan, teman-teman debt collector yang lain tetap memberikan dukungan serta menyumbangkan ide bahkan ada teman lainnya yang mengusahakan agar temannya yang belum memenuhi tarjet ini tetap terhitung tarjet sehingga tidak didenda perusahaan. Maka tak heran jika ada salah satu warung kopi mempunyai semboyan "ada kopi, ada solusi".

Dan...
Bagi kami, ngopi tetaplah ngopi. Tak ada alasan lain. Mau dibuat alasan apapun tetaplah ngopi, menikmati seduhan si hitam dengan sedikit cengengesan, sambil clometan. Karena dengan demikian, kami belajar keikhlasan.

*** Salam Tjangkir ***
||Semoga Kita Semakin Sejahtera||

Dimohon komentator menggunakan bahasa yang sopan. Tidak merendahkan, memojokkan dan melecehkan kelompok lain. Terima Kasih
EmoticonEmoticon