Tuesday, September 19, 2017

mari berburu PKI

PKI, apa yang anda pikirkan dengan kalimat ini?
Sesosok hantu yang menyeramkan layaknya di tipi-tipi?
Sesosok monster yang menakutkan seperti dalam pilem tremost yang tiba-tiba bisa membunuh orang?
Atau seperti warewolf dalam pilem pampir ala barat, PKI bisa memakan manusia sewaktu-waktu dia mau melakukannya?

Orang-orang diatas sana, para poli(tikus) sering berbicara di media dengan kalimat PKI, anti PKI, laten PKI, bahaya PKI, Rezim pro PKI dan kalimat-kalimat serupa yang mengesankan bahwa PKI itu adalah sesuatu yang benar-benar menakutkan bagi semua orang melebihi penyakit kanker dalam tubuh orang yang miskin. Namun kebanyakan dari mereka --para poli(tikus) ini-- juga tidak bisa membuktikan dengan bukti yang nyata, dimana dan seperti apa wujud PKI yang mereka maksud.

Hingga, karena pengaruh mulut poli(tikus)-poli(tikus) ini anak-anak SMA yang nota bene pendidikan sejarah dalam hal per-PKI-an masih seadanya, di salah satu halaman facebook menjelaskan tentang PKI panjang lebar mengatakan yang intinya PKI itu sesuatu yang sangat hina, sehina sesuatu yang kehinaannya tidak tergambarkan didunia ini dan harus dijauhi setiap manusia.

Ada sebuah cerita dari seorang kakek yang sudah sangat sepuh. Beliau mengatakan bahwa: "lek dek jamane Pak Harto, umpomo kowe-kowe pegel karo tanggamu utawa kancamu; ora usah repot-repot njotosi utawa naboki. Cukup awakmu mara neng Babinsa ngomong yen tanggamu, utawa kancamu kui mau PKI. Dijamin ora genep pat likur jam tanggamu utawa kancamu kui mau wis ora enek neng omah". Menyeramkan, PKI memang semenakutkan ini hingga orang yang terindikasi PKI bisa langsung hilang. Ini mungkin salah satu kesaktian PKI, bisa hilang dengan cepat, tanpa pamit. Ya...hampir mirip-mirip kisah mak lampir yang juga bisa menghilang karena mempunyai ajian panglemunan.  Tapi saat itu sebagian dari mereka bisa hilang tanpa bisa kembali.

Kembali ke PKI Berdasarkan cerita mulut poli(tikus)

Menurut para poli(tikus) itu seakan-akan, PKI ini telah tumbuh pesat di Indonesia dan merupakan sesuatu yang sangat besar sehingga pantas diburu. Jika memang demikian faktanya, berarti PKI itu tampak jelas. Jika memang tampak dengan jelas kenapa para poli(tikus) ini tidak membuat divisi pemburu PKI?atau bisa juga mereka menjadi pemburunya hitung-hitung pengisi waktu luang saat istirahat dari pekerjaan tak bergunya, setelah tertangkap pasang poto PKI di sosial media. Sehingga publik bisa tahu dengan jelas seperti apa wujud PKI ini, agar tidak hanya menjadi ketakutan tanpa tahu seperti apa wujud sesuatu yang mereka takutkan, apakah seperti Naga?, seperti warwolf tadi?, seperti mak lampir?, atau PKI ini ular yang demikian besar yang menyamar jadi manusia?.
Oleh sebab itu, sebelum kita bertemu tanpa sengaja (kepergok) dengan PKI, mari kita berburu PKI.

Berburu sejarahnya...
Berburu latar belakang masalahnya...
Berburu tentang kenapa harus PKI yang menjadi bahan untuk menakut-nakuti masyarakat.
Berburu siapa yang jahat dibalik mencuatnya isu PKI.

Sebab, jangan-jangan PKI hanyalah mitos yang dibangun pihak-pihak tertentu yang memiliki kepentingan, menebar ketakutan atas nama laten PKI tanpa kita tahu apa sebenarnya yang kita takutkan. Masa iya...kita takut akan sesuatu yang kita sendiri tidak tahu.

Ponorogo, September 2017



Dimohon komentator menggunakan bahasa yang sopan. Tidak merendahkan, memojokkan dan melecehkan kelompok lain. Terima Kasih
EmoticonEmoticon