Sunday, September 24, 2017

atheis syariah


Alan Turing, Thomas Alva Edison merupakan dua orang hebat dalam ilmu pengetahuan dan teknologi dengan penemuan-penemuannya yang brillian dan bermanfaat bagi umat manusia hingga saat ini.

Alan Turing, seorang penemu cikal bakal komputer dan pemecah kode enigma pasukan Jerman saat perang dunia II, yang penemuannya ini bermanfaat dalam bidang teknologi informasi hingga saat ini. Penemuannya berkembang menjadi salah satu komponen dalam komputer.

Thomas Alva Edison Seorang penemu yang manfaat penemuannya masih tetap dirasakan sampai sekarang, bahkan masjid-masjid, gereja-gereja dan tempat ibadah lain juga memanfaatkan apa yang menjadi penemuan beliau ini.

Kejeniusan mereka tidak serta merta bisa diterima disemua kalangan, meskipun dalam lingkup pengetahuan mereka meraih banyak prestasi dan penghargaan. Terlebih dalam lingkup orang-orang beragama, sebab mereka dipercaya sebagai penganut Atheisme. Atau kalaupun mereka tidak benar-benar ateis, tuhan adalah faktor kesekian atas kejadian-kejadian.

Atheis, secara sederhana bisa diartikan ketidakpercayaan kepada Tuhan atau penolakan terhadap theisme. Kepercayaan dalam hal ini tidak harus diartikan dalam wilayah keyakinan namun bisa juga dalam hal pola pikir.

Penolakan mereka terhadap kepercayaan kepada Tuhan bervariasi sebagian menyatakan Tuhan tidak terbukti secara ilmiah, sebagian mengikuti trend, sebagian yang lain malas untuk percaya karena sudah terlalu banyak kepercayaan dalam pikirannya.

Lalu bagaimana dengan Syar'i...?
Secara umum syar'i adalah sesuatu yang menurut para ustadh direkomendasikan oleh agama. Jadi jika para ustadh mengatakan itu rekomendasi dari agama berarti syar'i. Pokonya, apapun yang menurut ustadh perintah agama, sudah pasti syar'i.

Lalu poin apa saja yang direkomendasikan oleh para ustadh?
Berbuat baik, Bermanfaat bagi orang lain, tidak semena-mena terhadap sesama, ikhlas dalam berbuat sesuatu, tidak memaksa orang untuk bersedekah dan banyak hal-hal baik lain yang direkomendasikan oleh agama.Yang jelas bukan demo dengan seri tertentu dan mengkafirkan sesama, entah ini ajaran ustadh siapa...

Lalu bagaimana mereka yang tidak mempercayai keberadaan Tuhan namun tetap berbuat baik sekaligus bermanfaat bagi orang lain?
Berarti mereka adalah atheis yang syar'i.

Lalu apa mereka masuk surga...?
Percayalah setiap kebaikan selalu mendapat tempat yang baik disisi-Nya. Dan mungkin saja orang atheis lebih memiliki peluang untuk ikhlas, sebab mereka tidak berharap ada imbalan dari Tuhan.

•••°°°•••

Dimohon komentator menggunakan bahasa yang sopan. Tidak merendahkan, memojokkan dan melecehkan kelompok lain. Terima Kasih
EmoticonEmoticon